Perkuat Perencanaan, Menteri Amran Pastikan Renstra Kementan.


07 Okt 2019 09:10:44


Dua jenis perencanaan yang harus masuk di dalam pikiran kita. Pertama, adalah perencanaan kegiatan atau program jangka pendek. Dalam hal ini kita menangani pengelolaan waktu, tenaga, dana, tenaga dan data untuk suatu urusan biasa. Kedua adalah perencanaan strategis, artinya suatu pengelolaan man,money, machine, method untuk mencapai visi komunitas atau organisasi.

Asumsi dasar dari suatu perencanaan adalah orang tidak akan bekerja maksimum  bila tidak ada kejelasan mengapa hal itu perlu dilaksanakan dan dikejar. Makna dari suatu pekerjaan atau suatu pengejaran ini merupakan hal yang semakin lama dibahas dengan sering karena, tanpa kejelasan makna dari suatu hal, sulit bagi orang untuk memusatkan dan mencurahkan segenap enerjinya.

Asumsi dasar yang kedua dari suatu perencanaan adalah bahwa seorang pemimpin dan komunitas atau organisasinya perlu memiliki fokus yang tajam. 

Kepemimpinan lebih erat kaitannya dengan fungsi penggerakan (actuating) dalam organisasi, fungsi penggerakan diantaranya ada kegiatan motivasi, kepeminpinan, komunikasi, pelatihan dan bentuk pengaruh pribadi seorang pimpinan itu sendiri.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman secara tidak langsung menerapkan konsep dasar itu dalam era kepemimpinan beliau. Disela sela waktu beliau menyempatkan untuk inspeksi di beberapa bawahannya untuk memastikan segala bentuk instruksinya sudah dijalankan dan berjalan sesuai dengan aturan dan kebijakannya. Bulan oktober 2019, menjadi kegiatan rutin beliau untuk ke Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal untuk mengecek kegiatan kegiatan yang dirancang dalam Renstra Kementan tahun 2020 – 2024 sebagai pendetailan misi 5 tahun ke depan.

Pada kesempatan itu didampingi Kepala Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal Bp Abdul Basit Menteri Pertanian memberikan arahan diantaranya menekankan pada bagaimana kementerian pertanian mengoptimalkan investasi sektor pertanian, kebijakan efisiensi pemanfaatan anggaran, Gerakan petani milenial berorientasi ekspor yang diarahkan untuk mendorong generasi muda untuk berperan di sektor pertanian dengan memberikan insentif dan kemudahan untuk berwirausaha di sektor pertanian.

Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (BEKERJA) dimana Kementan memberikan stimulus kepada rakyat (petani) di desa untuk mengembangkan produksi pertanian (tanaman pangan, horti, peternakan, perkebunan) berupa bantuan bibit/benih tanaman dan ternak, selanjutnya kegiatan dengan tema Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (SERASI) tujuannya meningkatkan IP dan provitas di lahan rawa, dukungan odernisasi pertanian yaitu penerapan teknologi pertanian untuk efektifitas dan menekan losses.

Kegiatan Sapi Indukan Wajib Bunting (SIWAB) dilanjutkan karena pada tahun lalu peningkatan produksi daging melalui Inseminasi Buatan dirasakan sangat signifikan. Kawasan perbatasan dan pinggiran pendeketannya dengan melakukan pengembangan Lumbung pangan berorientasi ekspor di perbatasan, memaksimalkan potensi pertanian di wilayah perbatasan Indonesia untuk di mendukung pemenuhan kebutuhan dalam negeri dan ekspor.

Kegiatan KRPL/OPAL dimana menitikberatkan kepada masyarakat untuk mengoptimalkan lahan untuk mencukupi kebutuhan pangan sendiri/keluarga, Dalam rangka pemenuhan serta menyediakan kebutuhan pangan terjangkau untuk masyarakat kegiatan Toko Tani Indonesia (TTI) tetap menjadi salahsatu kegiatan unggulan.

Pembangunan infrastruktur jaringan irigasi tersier, sumber-sumber air (embung, DAM parit, Sumur Permukaan) , cetak sawah, jalan usahatani dijadikan skala prioritas dalam menunjang sarana sektor pertanian.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Biro Perencanaan mengemas dan menuangkan dalam Rencana Strategis Kementerian Pertanian tahun 2020 – 2024 untuk dijadikan dokumen perencanaan dan pedoman pelaksanaan kegiatan di tahun selanjutnya.

Menteri pertanian juga menekankan perlunya mengoptimalkan kinerja pegawai, “ pegawai kementan harus menjadi pegawai baret merah” ujarnya. Loyalitas, kredibilitas dan kapabilitas dalam bekerja perlu terus dilakukan pembinaan.

Selama ini Menteri pertanian menaruh perhatian lebih kepada jajaran perencana di lingkup kementerian Pertanian untuk melandedkan gagasan dan ide dalam pembangunan pertanian kedepan menjadi lebih baik lagi dan disegani negara negara lain di dunia.

 



Komentar