Kebijakan dan Program Kementan (52)


Anggaran Kementan (27)


Wilayah (42)


Evaluasi dan Pelaporan Kementan (23)





Mentan Dorong Sulsel Jadi Pionir Perkreditan Pertanian

27 Jan 2020 04:32:51 | samsul

Evaluasi dan Pelaporan Kementan | 0 Komentar


Pengamat: SYL Selamatkan Masa Depan Pertanian

27 Jan 2020 04:14:02 | samsul

Evaluasi dan Pelaporan Kementan | 0 Komentar


Prinsip dasar pengembangan pertanian organik

15 Jan 2020 01:35:37 | kazidan

Evaluasi dan Pelaporan Kementan | 0 Komentar


Genjot Program 2020, Koster Kumpulkan Pimpinan OPD

10 Jan 2020 23:17:33 | tamaragustiana

Kebijakan dan Program Kementan | 0 Komentar


Pesawat Pembasmi Hama Karya UGM Siap Bantu Petani

10 Jan 2020 23:15:46 | tamaragustiana

Evaluasi dan Pelaporan Kementan | 0 Komentar


Upaya Cegah Bencana, Polres Bojonegoro Gelar Apel Peduli Penghijauan, Tanam Ribuan Pohon

10 Jan 2020 23:13:11 | tamaragustiana

Kebijakan dan Program Kementan | 0 Komentar


Basmi Hama di Sawah serta Kebun

10 Jan 2020 23:11:04 | tamaragustiana

Evaluasi dan Pelaporan Kementan | 0 Komentar


Galakan Program Penanaman Pala 26 Ribu Pohon, Pemkab Buton Belajar ke Maluku Tengah

10 Jan 2020 23:08:29 | tamaragustiana

Wilayah | 0 Komentar


Pelaku Usaha Agri Siap Mendorong Ekspor

10 Jan 2020 23:06:58 | tamaragustiana

Kebijakan dan Program Kementan | 0 Komentar


Babel data UMKM optimalkan penyaluran KUR Rp5 triliun

10 Jan 2020 23:05:17 | tamaragustiana

Wilayah | 0 Komentar





4 Petani Paling Kaya di Dunia Hanya Bermodalkan Pertanian

04 Nov 2019 13:44:03 | Astor

Kebijakan dan Program Kementan | 1 Komentar


Makanan-Makanan Khas yang Ada Saat Paskah

21 Jul 2019 22:15:50 | abu ubaidilah

Wilayah | 1 Komentar


Terbatasnya tenaga kerja pertanian serta agunan harga serta pemasaran rendah

15 Mei 2019 05:13:04 | kekey

Kebijakan dan Program Kementan | 0 Komentar


Melaksanakan program yang telah ditetapkan Kementerian Pertanian

15 Mei 2019 05:39:00 | kekey

Kebijakan dan Program Kementan | 0 Komentar


Pengesahan Raperda LP2B Molor Lagi

14 Jun 2019 20:25:43 | aeni rahmadhani

Kebijakan dan Program Kementan | 0 Komentar


Menteri Pertanian Rombak Pejabat Kementan

02 Ags 2019 10:32:58 | kazidan

Kebijakan dan Program Kementan | 0 Komentar


Indonesia Telah Siap Diri Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0

07 Ags 2019 00:19:50 | melay

Kebijakan dan Program Kementan | 0 Komentar


Klaim Asuransi Pertanian Capai Rp 10,5 Miliar di Semester I/2019

07 Ags 2019 00:23:47 | melay

Kebijakan dan Program Kementan | 0 Komentar


Terbukti Meningkatkan Volume Ekspor, Akademisi Dukung Program Pertanian Modern

07 Ags 2019 00:26:11 | melay

Kebijakan dan Program Kementan | 0 Komentar


Milenial Cenderung ke Arah Digitalisasi, Pertanian Indonesia Terancam?

17 Ags 2019 12:09:37 | abu ubaidilah

Kebijakan dan Program Kementan | 0 Komentar





4 Petani Paling Kaya di Dunia Hanya Bermodalkan Pertanian

04 Nov 2019 13:44:03 | Astor

Kebijakan dan Program Kementan | 1 Komentar


Makanan-Makanan Khas yang Ada Saat Paskah

21 Jul 2019 22:15:50 | abu ubaidilah

Wilayah | 1 Komentar


Terbatasnya tenaga kerja pertanian serta agunan harga serta pemasaran rendah

15 Mei 2019 05:13:04 | kekey

Kebijakan dan Program Kementan | 0 Komentar


Melaksanakan program yang telah ditetapkan Kementerian Pertanian

15 Mei 2019 05:39:00 | kekey

Kebijakan dan Program Kementan | 0 Komentar


Pengesahan Raperda LP2B Molor Lagi

14 Jun 2019 20:25:43 | aeni rahmadhani

Kebijakan dan Program Kementan | 0 Komentar


Menteri Pertanian Rombak Pejabat Kementan

02 Ags 2019 10:32:58 | kazidan

Kebijakan dan Program Kementan | 0 Komentar


Indonesia Telah Siap Diri Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0

07 Ags 2019 00:19:50 | melay

Kebijakan dan Program Kementan | 0 Komentar


Klaim Asuransi Pertanian Capai Rp 10,5 Miliar di Semester I/2019

07 Ags 2019 00:23:47 | melay

Kebijakan dan Program Kementan | 0 Komentar


Terbukti Meningkatkan Volume Ekspor, Akademisi Dukung Program Pertanian Modern

07 Ags 2019 00:26:11 | melay

Kebijakan dan Program Kementan | 0 Komentar


Milenial Cenderung ke Arah Digitalisasi, Pertanian Indonesia Terancam?

17 Ags 2019 12:09:37 | abu ubaidilah

Kebijakan dan Program Kementan | 0 Komentar


kekey    15 Mei 2019 05:28:27

Wilayah | 0 Komentar


Penyerahan Surat Kesehatan Tumbuhan Phytosanitary Certificate


 

Kementerian Pertanian (Kementan) lewat Tubuh Karantina Pertanian (Barantan) mencatat tersedianya penambahan export minyak kelapa sawit sepanjang periode Januari-April 2019. Kenaikan ini banyak bahkan juga cukup subtansial yang dapat disaksikan lewat data system otomasi Barantan (IQFAST).

Kepala Barantan Ali Jamil menerangkan jika export komoditas minyak sawit bersama-sama turunannya pada kuartal pertama cukup mengagetkan, yaitu meraih 546 juta kg bersama nilai transaksi sebesar Rp. 5,3 triliun.

"Alhamdulilah, ini lantaran kerja sama semua lembaga yang membuat export sawit kita kembali memberikan trend bagus," tutur Jamil di celah penyerahan Surat Kesehatan Tumbuhan atau Phytosanitary Certificate (PC) terhadap beberapa aktor upaya exportir komoditas pertanian di Tanjungbalai Asahan, Senin (13/5/2019).

Jamil menerangkan, export tahun 2018 cuma mencatat 460 juta kg bersama nilai transaksi sebesat Rp. 4,5 triliun. Angka ini lebih rendah dari tahun 2016 yang meraih 607 juta kg bersama nilai transaksi sebesar Rp. 5,5 triliun.

Dan untuk tahun 2017 keseluruhan export yang ada meraih 709 juta kg bersama nilai transaksi sebesar Rp 6,5 triliun.

"Sebab itu, kami senantiasa berusaha serta kerja keras mengimplementasikan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) jadi prinsip Indonesia dalam pola keberlanjutan," tukasnya.

Tidak hanya itu, kata Jamil, penguatan ISPO memiliki fungsi menjaga tempat Indonesia jadi produsen minyak kata kata sawit paling besar di dunia. Lebih dari itu, ISPO bisa menjawab pertanyaan banyak pihak berkenaan rintangan penghasil devisa paling tinggi di Indonesia.

"Nah, semuanya komoditas yang ada kudu dicheck karantina untuk mengatur kriteria negara partner dagang. Tidak hanya itu, kami siap juga lakukan penjaminan kesehatan serta keamanan komoditas ini bersama PC," tukasnya.

Dalam tempat yang sama, Kepala Karantina Pertanian Tanjungbalai Asahan, Bukhari menerangkan jika komoditas sawit yang sukses dilepaskan di wilayahnya meraih Rp 6,45 miliar. Nilai transkasi itu semasing untuk 234 ton palm kernel stearin yang dikendalikan PT. Sintong Langgeng serta 495.25 MT yang dikendalikan Multimas Nabati Asahan.

"Kami ikut melepas komoditas teratas yang lain seperti kelapa parut sekitar 25 ton maksud Felixtow serta Inggris bersama nilai transaksi sama dengan bersama Rp. 577 juta," tukasnya.

Tidak hanya itu, lanjut Bukhari, juga ada export olahan lain berwujud sapu lidi sekitar 350 ton maksud kata kata perpisahan Pakistan bersama nilai transaksi sebesar Rp. 1,19 miliar. Selanjutnya export pisang 16 ton, ubi jalar 17 ton, jahe 7 ton, jeruk nipis 4 ton serta kayu manis 6 ton maksud Malaysia bersama nilai transaksi Rp. 178,5 juta.

"Tidak ketinggal, kami melepas domba maksud Malaysia sekitar 200 ekor sejumlah Rp. 200 juta serta 450 kg madu sejumlah Rp 225 juta bersama keseluruhan export seluruh sejumlah Rp. 8,8 miliar," tukasnya.

Selain itu, Wali Kota Tanjungbalai Asahan, Syahrial memberikan animo terhadap Kementan atas pembangunan pertanian di wilayahnya. Katanya, prinsip Kementan lewat Barantan dalam menjaga export komoditas asal Tanjungbalai Asahan yaitu langkah maju yang dapat jadi jagoan devisa negara.

"Ke depan, kita mengharap Barantan bisa menolong tersedianya pelebaran akses pasar negara maksud export kata ucapan idul fitri serta melakukan pendampingan pemenuhan kriteria export hingga bisa pertambahan tipe komoditas yang bisa merambah dunia," jelasnya.

Mengenai serangkaian acara penyerahan Surat Kesehatan Tumbuhan Phytosanitary Certificate (PC) ini ditutup bersama peresmian gedung Laboratorium Karantina Pertanian Tanjung Balai Asahan. Peresmian gedung ini adalah prinsip Kementan untuk menaikkan layanan publik perkarantinaan serta menggerakkan kemampuan export jagoan.

 



Komentar

Untuk Memberikan Komentar Silahkan Login Terlebih Dahulu